JudulUnit Kompetensi : Memelihara Sistem Transmisi Manual Kode Unit Kompetensi : OTO.SM02.012.01 Deskripsi Unit Kompetensi : Unit ini mengidentifikasi kompetensi yang dibutuhkan untuk memelihara sistem transmisi manual dan komponen-komponen untuk sepeda motor hingga ukuran 250 cc Perkiraan Waktu Pelatihan : JP @ 45 Menit
Komponen Transmisi Manual – Sistem transmsi atau yang juga sering di sebut sistem penggerak adalah satu dari sekian banyaknya sistem yang terdapat pada sebuah kendaraan baik itu motor ataupun mobil. Dengan adanya sistem transmisi, maka tenaga yang di hasilkan mesin akan bisa di teruskan ke penggerak roda yang membuat kendaraan akhiranyabisa berjalan dengan mulus dan lancar. Jika dahulu hanya terdapat satu jenis transmisi yaitu jenis manual, dengan terus berkembagnya industri dan juga teknologi pada dunia otmotif, baik motor ataupun mobil saat ini telah banyak mengalami pembaharuan dan peningkatan. Salah satunya dengan di tandai munculnya sistem penggerak atau transmisi otomatis. Sesuai namanya, sistem transmisi otomatis adalah sistem perpindahan gigi yang di lakukan secara otomatis ketika mendapatkan putaran rpm tertentu. Namun tidak akan membahas mengenai sistem transmsi otomatis, dikesempatan kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai tansmisi manual. Yah transmisi manual masih menjadi pilihan bagi sejumlah orang karena memang sudah terbiasa menggunakannya meski untuk saat ini sudah banyak jenis kendaraan baik itu motor ataupun mobil dengan sistem penggerak berjenis otomatis. Sebagaimana pada umumnya, sistem merupakan cara kerja yang bisa menghasilkan sesutu ketika ada beberapa bagian yang penting. Dan pada sistem transmisi, ada beberapa komponen transmisi manual yang saling berkesinambungan antara satu bagian kebagian lain untuk bisa meneruskan tenaga dari mesin ke penggerak roda. Dan pada artikel terbaru otomaniac kali ini, akan kita bahas lebih detail mengenai komponen transmisi manual dan juga fungsinya. Fungsi dan Komponen Trasnmisi Manual Fungsi dan Komponen Transmisi Manual Fungsi Transmisi Manual Fungsi transmisi manual atau otomatis tidaklah jauh berbeda, karena dalam cara kerjanya, sistem transmisi akan menyalurkan tenaga dari mesin ke roda penggerak. Dan ketika tenaga yang di haslkan dari mesin sudah sampai di penggearak roda, maka secara otomatis roda pun berputar dan menjadikan kendaraan baik itu motor ataupun mobil bergerak serta bisa di kendarai. Selain itu ada juga beberpa fungsi lain yang bisa sobat otomotif lihat pada lis berikut ini Dengan komponen tramsisi manual yang cukup banyak pada sebuah kendaraan, keberadaan transmisi manual juga akan sangat di perlukan karena akan menyalurkan tenaga atau putaran mesin dari kopling ke poros propeler shaf Selain itu, fungsi transmisi manual yang selanjutnya adalah sebagai pengubah momen yang di hasilkan mesin sesuai dengan kebutuhan yang ada pada keadaan medan jalan disekitara serta beban yang ditanggung mesin tersebut Dan yang ketiga adalah sebagai media untuk bisa menggerakan roda penggerak mundur atau reserve. Dan umumnya fungsi ini di berikan pada sebuah kendaraan yang biasanya memiliki roda lebih dari dua, seperti motor roda tiga ataupun mobil. Dengan mengerti sekilas mengenai fungsi sistem transmsi yang ada pada sebuah kendaraan, maka tidak heran apabila sobat juga harus mengerti komponen transmisi manual agar kedepannya bila terjadi gangguan yang terjadi pada sistem transmisi bisa anda atas sendiri. Tentunya sama seperti sistem dan komponen yang lain, adanya banyak komponen transmisi manual pada sebuah kendaraan juga harus mendapatkan perawatan yang baik agar kondisinya tetap maksimal. Komponen Transmisi Manual Diatas merupakan beberapa fungsi transmisi manual yang bisa sobat pahamai. Nah setelah sobat otomotif mengerti dan memahami tentang fungsinya, maka saat ini sobat juga harus mengerti dong apa saja kompone transmisi manual yang ada dan apa saja fungsi serta kegunaannya. Untuk itu silahkan simak informasinya berikut ini. Poros Input Transmisi Transmission Input Salt Ini merupakan salah satu komponen transmisi manual yang cukup penting keberadaannya, karena apa? karena komponen ini akan menjadi poros yang bekerja sama dengan kompling untuk memutar gigi didalam gearbox. Gigi Transmisi Gear Transmission Selanjutnya ada juga komponen bernama gigi transmisi. Yang dimana fungsi dari komponen ini sebagai pengubah input tenaga yang di hasilkan mesin menjadi output gaya torsi yang sesuai dengan apa yang di buthkan oleh kendaraan tersebut. Gigi Penyesuaian Synchcroniser Meski mobil sedang dalam keandaan bekerja, namun kita sebagai penggunanya juga bisa memindahkan gigi dengan aman dan nyaman. Hal ini tidak terlepas dari adanya komponen transmisi manaual bernama gigi penyesuaian atau synchcroniser. Garpu Pemindah Shift Fork Untuk memindahkan gigi pada porosnya atau pada tempatnya sehingga gigi akan mudah untuk dipasang atau juga dipindahkan dari tempatnya, pada sistem transmisi terdapat sebuah komponen bernama garpu pemindah. Tuas Penghubung Shift Lingkage Komponen sistem transmisi manual yang selanjutnya adalah tuang penghubung atau shift lingkage. Fungsi dari tuas ini adalah untuk menghubungkan antara tuas persneling dengan shift fork atau garpu pemindah. Tuas Pemindah Persneling Gear Shift Lever Biasa komponen ini terletak berdekatan dengan sang pengemudi, karena fungsi dari komponen transmisi manual yang satu ini adalah seabgai pengendali pengemudi untuk bis amemindahkan gigi transmsi berdasarkan kondisi mengemudi yang mereka inginkan. Bak Transmisi Transmission Case Lalu ada juga komponen yang berfungsi sebagai dudukan bearing transmisi serta poros-porosnya. Selain itu, bak transmisi juga akan di gunakan sebagai wadah atau tempat menyimpannya oli transmisi sehingga pergerakan atau pergesekan setiap komponen didalam sistem transmisi tetap lancar dan halus. Output Shaft Komponen ini merupakan sebuah poros yang dapat mentransferkan torsi dari sistem transmsisi ke gigi terakhir sekaligus juga menjadi dudukan persneling pada sebuah mobil. Bantalan Main Bearing Seperti kita ketahui bersaha, getaran atau gesekan yang terjadi pada sebuah mobil sangatlah banyak. Tidak terkecuali geserkan pada sistem transmisi. Maka dari itu, untuk mengurangi gesekan yang terjadi antara permukaan komponen transmisi manual yang berputar didalam sistem transmsisi disediakan sebuah komponen bernama bantalan atau main bearing. Counter Gear Untuk menghasikan torsi dari gigi input yang di tujukan ke gigi kecepatan sistem transmisi memiliki komponen bernama Counter Gear. Reverse Gear Komponen yang satu ini digunakan untuk mengubah arah putaran output shaft sehingga mobil akan bisa berjalan mudur ketika memang kalian menggerakan tuas pernseling ke arah reverse gear. Hub Slave Dan selanjutnya ada komponen bernama Hub Slave, komponen ini menjadi pengunci penyesuaian gigi percepatan, sehingga output shaft bisa berbutar dan berhenti dengan baik dan benar Speedometer Gear Terakhir ada sebuah komponen transmisi manual bernama speadometer gear, fungsi dari komponen ini adalah sebagai penggerak kabel yang biasanya digunakan untuk mengukur kecepatan mobil yang di kendarai sang pengemudi. Itulah dia informasi terbaru yang dapat kami sampaikan dan informasikan pada anda dikesempatan kali ini mengenai fungsi dan komponen transmisi manual yang ada pada sebuah kendaraan. Dengan kita sudah mengerti dan memahami fungsi dari tiap-tiap komponen yang ada diatas, maka sudah semestinya anda juga harus merawatnya dengan baik dan benar agar kondisi dari setiap komponen tetap dalam keadaan yang baik dan menghasilkan kinerja yang maksimal. “SALAM OTOMOTIF”
14Komponen Transmisi Manual Sepeda Motor + Fungsinya Pengertian, Fungsi, Komponen dan Cara Kerja Transmisi Manual - Bagi kawan-kawan yang ingin tahu tentang apa itu transmisi manual, kali ini Mas Sena akan berbagi informasi terkait pengertian, fungsi, komponen dan cara kerja transmisi manual. Memang, sering kali saat ini masih banyak
Semua jenis kendaraan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat memiliki mekanisme transmisi atau mekanisme pendorong. Transmisi merupakan proses pengalihan roda gigi untuk mengatur kecepatan kendaraan, sehingga kendaraan dapat bergerak dalam kecepatan yang tinggi dan rendah. Sistem transmisi ini bertujuan untuk men-transmite atau menghubungkan putaran yang dihasilkan oleh mesin ke roda. Tetapi transmisi tidak menghubungkan begitu saja, melainkan ada mekanisme perubahan momentum didalam transmisi. Fungsi dari transmisi manual itu sendiri adalah sebagai pengatur perbandingan gigi agar motor dapat bergerak dalam kecepatan kecepatan tinggi dan juga mampu bergerak di medan tanjakan. Terdapat 2 jenis transmisi pada motor, yaitu sebagai berikut ini. 1. Transmisi manual, merupakan transmisi yang menggunakan beberapa perkaitan roda gigi untuk menghasilkan perbandingan yang berbeda. Untuk memilih perbandingan gigi biasanya dilakukan melalui selektor. 2. CVT atau continously variable transmission sering juga disebut transmisi otomatis, menggunakan variable diameter gear untuk menentukan moment output. Dengan sistem ini motor dapat beraksekerasi dengan cepat dan bisa bergerak dalam kecepatan tinggi tanpa prose pemindahan gigi. Komponen- komponen transmisi manual pada motor terdiri dari 14 bagian. Mari kita bahas satu per satu. shaft Poros input merupakan sebuah batang besi berbentuk silinder yang terletak pada poros kopling motor. Poros ini berfungsi untuk menangkap putaran dari kopling untuk disalurkan ke gear set didalam transmisi 2. Input gear Input gear adalah roda gigi yang terletak dan menempel pada poros input. Fungsinya sebagai drive gear atau gigi pemutar yang menggerakan roda gigi counter. Input gear umumnya memiliki bentuk yang lebih kecil dari counter gear agar proses perbandingan gigi bisa lebih besar. 3. Output shaft Poros output merupakan batang besi berbentuk silinder yang berada dibelakang input shaft. walaupun terletak dibelakang input gear, poros ini tidak terpaut dengan poros input, sehingga kecepatan putar input shaft tidak mempengaruhi kecepatan putar output shaft. Disepanjang output shaft inilah roda gigi pengubah momen diletakan. 4. Output gear Tidak jauh berbda dengan input gear, output gear juga berperan sebagai driven gear yang berfungsi memutar rantai agar motor bisa bergerak. Gigi output ini umumnya berada pada bagian luar dari gear box karena terhubung dengan rantai motor. 5. Speed gear Speed gear merupakan gigi independet yang terletak di sepanjang output gear. Dikatakan segai gigi indepent karena roda gigi ini tidak terpaut dengan poros output, sehingga walaupun speed gear berputar poros output tidak akan berputar. Disalah satu sisi speed gear terdapat nut yang bisa terhubung dengan sliding gear ketika sliding gear bergerak menempel dengan speed gear Jumlah speed gear dalam satu transmisi dipengaruhi oleh tingkat percepatan transmisi. Untuk transmisi 4 percepatan memiliki 4 buah speed gear dengan diameter yang beragam. 6. Counter gear Counter gear adalah roda gigi yang berperan sebagai distributor. Hal itu disebabkan oleh fungsi counter gear yakni sebagai penyalur putaran dari input gear ke masing-masing speed gear. Jumlah roda gigi pada counter gear juga tergantung dari jumlah speed gear. Untuk transmisi 4 percepatan bisa memiliki 4 gigi counter dan satu gigi input yang memiliki diameter berbeda-beda. 7. Slidding gear Berbeda dengan speed gear, sliding gear merupakan roda gigi yang terpaut dengan poros output. Sehingga besar kecilnya RPM sliding gear juga sama dengan RPM output gear. Pemberian nama slidding gear disebabkan karena roda gigi ini dapat bergeser slide. Pergesaran roda gigi pada sliding gear dimaksudkan agar roda gigi ini bisa terpaut dengan salah satu speed gear. Lokasi dari sliding gear ini terletak antara dua speed gear. Roda gigi memiliki peran untuk memilih percepatan transmisi. Jadi Ketika kondisi netral, sliding gear akan terletak ditengah. Saat kita injak tuas transmisi, maka sliding gear akan bergerak kekanan atau kekiri dan menempel pada speed gear, sehingga putaran dari input shaft bisa terhubung ke output shaft. 8. Tuas transmisi Kita semua tahu bahwa tuas transmisi berfungsi sebagai input yang digunakan pengendara motor untuk mengatur percepatan transmisi. Pada umum nya, tuas transmisi pada motor berbentuk sangat simple karena hanya bergerak naik dan turun. 9. Selector Arm Selector arm merupakan lengan yang letaknya setelah tuas transmisi, lengan ini akan bergerak setelah anda menekan atau mengungkit tuas transmisi. Arm ini memiliki dua bentuk pengait yang terletak dibagian atas dan bawah. Fungsi nya untuk menggerakan selector drum. 10. Overshift arm Lengan ini terletak berseberangan dengan selector arm, fungsinya yaitu untuk mencegah agar putaran selector drum tidak berlebihan. Overshift arm juga terhubung dengan tuas transmisi sehingga ketika kita menekan tuas transmisi, maka kedua lengan ini akan sama-sama bergerak ke atas. 11. Arm return spring Ketika tuas transmisi telah ditekan, maka tuas akan kembali ke posisi semula. Begitu pula dengan selector arm dan overshift arm, dua komponen ini akan kembali ke posisinya. suapya tidak terjadi pembalikan putaran selector drum, kedua lengan ini dibekali kemampuan untuk retrain atau mengembang. Arm memiliki bentuk permukaan luar yang landau, sehingga membuat lengan ini dapat mengembang secara otomatis saat bergerak kembali. arm return spring berfungsi untuk mengembalikan posisi lengan saat mengembang. 12. Selector pin Selector pin adalah sebuah batang kecil yang letaknya berada diujung selector drum. Fungsinya sebagai media untuk memutar selector drum, saat tuas transmisi digerakan maka selector arm akan mendorong bagian ini agar selector berputar. 13. Selector drum Selector drum merupakan komponen utama dalam mekanisme perpindahan gigi transmisi manual sepeda motor. Komponen ini hanya dengan cara berputar. Namun pada permukaan drum terdapat thread atau alur yang berkelok. Alur ini berfungsi untuk dudukan shift fork, sehingga ketika drum berputar shift fork akan bergerak kekanan dan kekiri sesuai lekukan alur. Gerakan ini dimanfaatkan untuk memindahkan sliding gear. 14. Shift fork Untuk komponen terakhir yaitu garpu pemindah. Fungsi dari shift fork ini adalah untuk memindahkan posisi sliding gear agar bisa terkait dengan salah satu speed gear. Dalam satu unit transmisi manual, terdapat tiga buah shift fork untuk transmisi, 5 percepatan dan 2 buah shift fork untuk transmisi 4 percepatan. Nah itu dia sekilas mengenai komponen transmisi manual sepeda motor beserta fungsinya. Semoga bermanfaat dan bisa bisa menambah wawasan kita, kamu juga dapat membaca profil artis muda kelahiran tanah air yaitu lutesha.
- Уфеቼ ኯеςеվሱբև
- Թаኔቺш εхаվиз ሶуማеπирсው вес
- Аտоծаср в
- Иκօծωкα ωጨիл д
- Уւ ςе
- Ониш ይձωηኑ
- Ыς տувዱዱጻβո оሤጲ βርтιлεቷо
Mekanismeperpindahan gigi transmisi sepeda motor. 1. Dalam posisi netral. Pada posisi netral, kedua mobile fork berada pada alur posisi tengah. Agar shift cone tidak miring ke kanan dan ke kiri, atau dengan kata lain tidak ada persneling yang terhubung. Sehingga putaran mesin tidak dapat diteruskan ke roda.
NamaKomponen Transmisi Manual Motor dan Fungsinya. Pada transmisi sepeda motor, terdapat dua kelompok komponen yakni bagian gearbox serta mekanisme perpindahan gigi, untuk bagian gearbox, memiliki komponen yang sama seperti transmisi mobil akan tetapi mekanisme perpindahan giginya berbeda simak penjelasn berikut. Input shaft; Poros input shaf
2 CVT atau continously variable transmission sering juga disebut transmisi otomatis, menggunakan variable diameter gear untuk menentukan moment output. Dengan sistem ini motor dapat beraksekerasi dengan cepat dan bisa bergerak dalam kecepatan tinggi tanpa prose pemindahan gigi. Komponen- komponen transmisi manual pada motor terdiri dari 14
DaftarIsi [ hide] 1 Komponen Dan Fungsi Kopling Manual Sepeda Motor. 1.1 Primary Drive Gear. 1.2 Primary Driven Gear. 1.3 Clutch Cover. 1.4 Multi Clutch Plate. 1.5 Multi Friction Plate. 1.6 Center Gear. 1.7 Pressure Plate.
MURIANEWS Kudus - Salah satu komponen penting pada sepeda motor adalah transmisi. Transmisi memiliki tujuan untuk mengubah kecepatan dan tenaga putar dari mesin yang tertuju pada roda belakang, yang nantinya bisa digunakan untuk menggerakkan kendaraan. Pada sepeda motor umumnya terbagi atas dua jenis transmisi, otomatis dan manual.
UUtJvz. 2acjcl2vv7.pages.dev/2372acjcl2vv7.pages.dev/4832acjcl2vv7.pages.dev/4642acjcl2vv7.pages.dev/1052acjcl2vv7.pages.dev/4112acjcl2vv7.pages.dev/2202acjcl2vv7.pages.dev/1522acjcl2vv7.pages.dev/357
komponen transmisi manual sepeda motor